Apa pengobatan terbaik untuk pengendalian hama bawah tanah pada tanaman sayuran?

Serangga bawah tanah merupakan hama utama di lahan pertanian sayuran. Karena merusak di bawah tanah, mereka dapat bersembunyi dengan baik sehingga sulit dikendalikan. Hama bawah tanah utama meliputi larva kumbang, nematoda, ulat tanah, jangkrik tanah, dan belatung akar. Mereka tidak hanya memakan akar dan memengaruhi pertumbuhan sayuran, tetapi juga dapat menyebabkan kematian bibit, kerusakan bedengan, dan munculnya penyakit yang ditularkan melalui tanah seperti busuk akar.

Identifikasi Hama Bawah Tanah

1.Makanan

Larva dapat menyebabkan klorosis dan layu pada sayuran, area alopecia areata yang luas, dan bahkan kematian sayuran. Larva dewasa memiliki animasi yang terhenti dan fototaksis, serta memiliki kecenderungan kuat terhadap cahaya hitam, dan memiliki kecenderungan kuat terhadap pupuk basal yang belum matang.

2.Cacing jarum

Hal ini dapat menyebabkan biji, umbi, dan akar berlubang, sehingga sayuran menjadi kering dan mati.

图 foto1

3. Belatung akar

Serangga dewasa menyukai nektar dan sisa-sisa pembusukan, dan mereka sering bertelur di atas pupuk kandang. Ketika pupuk kandang yang belum dikomposkan dan pupuk ampas yang kurang terfermentasi diaplikasikan di lahan pertanian, hama ulat akar seringkali muncul dalam jumlah besar.

4. Ulat tanah

Ulat tanah dewasa memiliki fototaksis dan kemotaksis, dan menyukai makanan asam, manis, dan zat aromatik lainnya. Periode terbaik untuk pencegahan dan pengendalian ulat tanah adalah sebelum usia tiga tahun, karena resistensi obatnya rendah dan mudah dikendalikan.

图 foto2

5. Jangkrik tanah

Akibatnya, akar dan batang sayuran terpotong, menyebabkan jumlah sayuran berkurang dan bahkan mati. Jangkrik tanah memiliki fototaksis yang kuat, terutama pada suhu tinggi, kelembapan tinggi, dan cuaca lembap.

图 foto4

Pencegahandan Pengobatan

Dahulu, phorate dan chlorpyrifos terutama digunakan untuk mengendalikan hama bawah tanah di lahan pertanian sayuran seperti bawang bombai dan daun bawang. Karena phorate, chlorpyrifos, dan pestisida berkekuatan tinggi dan beracun lainnya dilarang digunakan pada tanaman seperti sayuran, sangat penting untuk memilih agen dan formula yang efektif, hemat biaya, dan mudah digunakan. Berdasarkan uji obat dan karakteristik pestisida, pestisida berikut dapat digunakan untuk mengendalikan hama bawah tanah di lahan pertanian sayuran.

 

Perlakuan :

1. Clothianidin1,5%+ CyfluthrinGranul 0,5%

Gunakan saat penyemaian, campurkan 5-7 kg pestisida dengan 100 kg tanah.

2. ClothianidinGranul Bifenthrin 0,5%+

Gunakan saat penyemaian, campurkan 11-13 kg pestisida dengan 100 kg tanah.


Waktu posting: 23 September 2022

Minta Informasi Hubungi Kami